Menu

EMPAT JENIS MANUSIA MENYAMBUT BULAN RAMADHAN

ce7646a74c54cecf1c05442c71f02147_l

 

 

Setiap kali masuk bulan Ramadhan maka manusia akan terbagi dalam empat jenis.

  1. Mereka yang menyambut Ramadhan dengan biasa-biasa saja, seolah tidak ada sesuatu yang istimewah.
    Mereka adalah orang-orang kafir, termasuk di antaranya adalah orang munafiq dan orang-orang yang malas beribadah.
    Bagi mereka yang “agak lain” dalam melalui Ramadhan adalah pikiran;
    Bagaimana caranya agar ketika Idul Fitri nanti semua serba baru, serba wah ….
    Bagaimana caranya agar saat orang berkunjung raya ke rumahnya dapat terkagum-kagum atas kemewahan perabot rumahnya, memuji lazatnya sajian makanan yang dihidangkan dan keaneka-ragaman kue-kue di atas meja.
  2. Mereka yang menyambut Ramadhan dengan ibadah ala kadarnya dengan prinsip pokoknya menjalankan puasa thok.
    Bagi mereka yang membedakan Ramadhan dengan bulan yang lainnya adalah mereka diwajibkan puasa di bulan Ramadhan, sedangkan di bulan lain tidak. Sehingga yang terpikir dalam benak; kuat tidak ya aku puasa nanti …? Mereka jadikan puasa sebagai suatu beban yang memberatkan.
  3. Mereka yang menjadikan Ramadhan sebagai bulan ibadah artinya bagi mereka itu ibadah ya hanya di bulan Ramadhan, mereka disebut sebagai Ramadhaniyyun. Mereka kalau di luar Ramdhan ibadah biasa-biasa saja malah banyak lalainya tapi ketika datang Ramadhan mereka akan pol-polan ibadah. Ketika Ramadhan berlalu mereka back to square. Kembali malas ibadah. Bahkan saat merayakan Idul Fitri dipenuhi dengan kegiatan lahan seperti dangdutan, karaokean dll.
    Seolah-olah balas dendam setelah satu bulan penuh “dipaksa” menahan diri dari itu semua.
  4. Mereka yang menjadikan Ramadhan sebagai waktu untuk menggembleng diri atau untuk muhasabah (koreksi diri) dan musabaqah (berlomba-lomba dalam kebaikan). Mereka adalah orang-orang yang sadar bahwa sebelum Ramadhan mereka banyak kekurangan dan dosa oleh karenanya mereka jadikan Ramadhan saat untuk membersihkan diri dari dosa dan memperbaiki diri. Sehingga setelah Ramadhan berlalu mereka tetap semangat bahkan lebih bersemangat dalam ibadah seperti battrey yang baru dicharge. Yang dulunya malas qiyamul lail, karena di bulan Ramadhan dia menggembleng diri dengan sholat taraweh dan sholat-sholat sunnah lainnya, maka setelah Ramadhan berlalu dia tetap bersemangat untuk Qiyamul lail. Yang dulunya tdk pernah puasa sunnah, setelah Ramadhan berlalu jadi semangat untuk puasa sunnah Dst.

Pertanyaan kira-kira kita masuk golongan yang mana ya … ?

297 Views