Menu

TO’AT DAN PATUH

086218b2ac4369b7cefd2acbee0be8b1_l

 

 

Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa mentaatiku berarti telah mentaati Allah, barangsiapa menentangku berarti telah menentang Allah, barangsiapa menaati pemimpin umatku berarti telah menaatiku, &barang siapa menentang pemimpin umatku berarti telah menentangku.” (HR. Bukhari Muslim)

‫عَلىَ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ السَّمْعُ وَالطَّاعَةُ فِيْمَا أَحَبَّ وَكَرِهَ إِلاَّ أَنْ يُؤْمَرَ بِمَعْصِيَةٍ فَإِنْ أَمَرَ بِمَعْصِيَةٍ فَلاَ سَمْعَ وَلاَ طَاعَةَ‬

“Wajib bagi seorang muslim untuk mendengar dan taat (kepada penguasa) dalam perkara yang ia senangi dan ia benci kecuali apabila diperintah kemaksiatan. Apabila diperintah kemaksiatan maka tidak perlu mendengar dan taat.” (HR. Bukhari no. 7144  dan Muslim no. 1839)

Imam Ibnu Abil Izz brkata,
“Dalil2 dari Al Qur’an, Sunnah & Ijma’ salaf menunjukkan bhwa seorang Amirul Mukminin / penguasa, imam shalat, hakim, komandan perang & petugas zakat itu wajib ditaati semua keputusannya yg berkaitan dgn hal2 yg bersifat ijtihad. Penguasa tidak berkewajiban utk mentaati rukyah dlm masalah2 ijtihad. Bahkan kewajiban rukyah adalah mentaati penguasa & meninggalkan pendapatnya demi pendapat yg dipilih penguasa. Karena sesungguhnya manfaat persatuan & kesatuan & bahaya perpecahan & perbedaan itu lebih penting daripada ngotot dlm masalah2 ijtihad”. (Syarh Thahawiah hal 376).

Wahai saudaraku..
Bersatulah & jgn berpecah belah..
Ikutilah amirul mukminin dlm hal ini dan itu lebih selamat bagimu..
Sungguh.. Rabb-mu menyuruhmu utk ta’at kepada amirul mukminin…..
Selama dlm perkara yg ma’ruf..
Di dlmnya hikmah persatuan adlah lebih utama.. Yg jika seandainya amirul mukminin salah dlm hal ini..
Mk dosanya utk mereka..
Sedangkan engkau lebih selamat karena mengikuti perintah Rabb-mu..
Itulah hujjahmu kelak ketika berdiri dihadapanNya..

Rasulmu bersabda:
“Dengar dan taatlah (kpd penguasa). Krn yg jd tanggungan kalian adlah yg wajib bagi kalian, dan yg jadi tanggungan mrk adlah yg wajib bagi mereka” (HR.Muslim 1846)

286 Views